Syaikh Raid Shalah: Keruntuhan Zionis akan Datang dari Turki

sabili.co.id
Syaikh Raid Shalah, salah seorang pemimpin gerakan Islam di Palestina yang tergabung dalam ekspedisi kemanusiaan Mavi Marmara dan sempat ditahan oleh Israel memberikan pernyataan yang membuat negeri Zionis risau bukan kepalang. “Penjajahan Israel akan diakhiri dari Turki. Gerakan Zionisme bermula dari Turki,  dan kematian Zionisme juga akan datang dari Turki,” tegas Syaikh Raid Shalah.
Setelah dibebaskan dari tahanan Israel, Syaikh Raid Shalah di kota Umm al-Fahm menegaskan bahwa penyerangan kapal kemanusiaan yang menuju Gaza adalah kejahatan perang dan pembajakan di laut internasional yang harus dihukum oleh masyarakat internasional.

“Apa yang dilakukan Israel sangatlah memalukan. Israel adalah entitas yang bodoh dan sombong,” ujar Syaikh Raid Shalah.
Syaikh Raid Shalah menerangkan, mereka yang menjadi syahid dalam ekspedisi Freedom Flotilla adalah orang-orang Turki yang berdarah Palestina yang telah dengan gagah menunjukkan bahwa Ankara memiliki hubungan dengan Jalur Gaza, Jerusalem memiliki hubungan dengan Istanbul dan Masjid Muhammad al Fatih di Turki memiliki hubungan dengan Masjid al Aqsha di Palestina.

SEJARAH PERKEMBANGAN SEKTE KEAGAMAAN DALAM KONSEPSI ISLAM *1

oleh Fakhrul Islam

Pendahuluan
Sejarah adalah informasi-informasi masa lalu yang didekam dengan tingkat subyektifitas tertentu. dengan sejarah seorang Muslim dapat dengan bijak untuk menilai suatu kejadian. kaitannya dengan sejarah, pasti pembaca dan saya telah bosan mendengarnya, mulai dari tingkat SD sampai perguruan kata “Sejarah” tetap diabadikan sebagai mata pelajaran unggulan yang menjadi pokok dari setiap mata pelajaran lainnya, namun dari sejarah yang telah kita pelajari kita belum sepenuhnya mengetahui tujuan dari sejarah tersebut! sudahkah kita mengambil secerca hikmah dari sejarah Islam? Sudahkah kita bersikap bijak dalam bersikap? Tulisan singkat ini setidaknya dapat membuka pintu sejarah perjalanan Islam dari segi pemikiran keagamaan.

Apabila kita tilik sejarah kehidupan di masa awal periode Islam, lebih tepatnyanya di masa Empat khalifah islamiyah, maka para sejarawan berusaha memberikan gambaran tentang kondisi tersebut[1], sebagian dari mereka mensifati zaman itu dengan zaman stabilitas[2], dan sebagian lainnya menilai dengan penilaian yang bercorak. Kita ambil contoh Nubikhti yang memandang bahwa sesungguhnya Tasyayyu’ (Pengelompokan) telah terjadi tepat setelah Rasul wafat, pendapat itu juga dianut oleh Ibn khaldun, di sana terdapat juga pendapat yang menyatakan bahwa munculnya pengelompokan tersebut muncul di masa khalifah Utsman bin Affan ra yang diawalli dengan munculnya kelompok Khawarij, di lain hal Dr. Mushtafa as-Syaibi mengutarakan bahwa Tasyayyu’ telah ada lebih dulu daripada Islam itu sendiri, yang ketika itu berkedok dalam bentuk Politik yang kemudian menjadi koalisi Islam di masa Rasul, dan mencuatlah penamaan itu di masa khalifah Utsman dan menjadi istilah khusus setelah masa pembunuhan Husain bin Ali radhiyallahu ‘anhuma.
Copyright © 2010 Forum Antar Peradaban All rights reserved.
Wp Theme by Templatesnext . Blogger Template by Anshul